Pernahkah kalian membatin dan memikirkan suatu hal dengan tidak sengaja dan pada perjalanan waktu kalian menyadari bahwa kalian telah berhasil melewati atau sedang melakukan hal yang pernah kalian ingikan dan kalian katakan dalam hati dulu??
Saya pernah. Seringkali hal yang saya inginkan tidak saya ungkapkan dg gamblang. Namun saya tahu apa yang sebenarnya saya inginkan. Hanya saja saya tidak begitu yakin sehingga menimbulkan efek 'membatin' saja tersebut. Bukan masalah besar sih, hanya satu hal yang menurut saya adalah sebuah jalan hidup yg sudah digariskan bersama usaha yang memang kita lakukan dimana hal itu pernah kita inginkan dulu, pernah kita impikan, namun proses menuju hal itu merupakan proses yang terkesan 'tidak sengaja'. Akan tetapi proses itu tidak terlepas dari dukungan lingkungan, kesempatan, passion, dan seberapa besar usaha kita. Satu lagi, saya percaya adanya keberuntungan. Satu aspek ini merupakan sebagian kecil hal yang seringkali mengikuti garis hidup manusia. Tak jarang saya mengalami dan melihat adanya sisi 'luck' di beberapa cerita hidup saya sendiri maupun orang lain di sekitar saya.
[Family and Friends] [Knowledges] [Love, Hate, Anger, Ignorance] [Unexpected Things] [Sadness and Happiness] [Wonderful times]
Sabtu, 19 April 2014
Senin, 25 November 2013
PERANG DUNIA KE-3 UNTUK MENJADI SARJANA KESEHATAN MASYARAKAT
Setelah menjalani prosesi kerja praktek dan menyelesaikan laporannya sekitar bulan mei 2013, saatnya menjalani tahap yang lebih sulit yaitu melanjutkan proposal skripsi dulu agar menjadi skripsi (apaan sih).
Karena masih termasuk dalam
hitungan anak muda yang ababil dan sedikit ingin idealis, maka proposal yang
dulu sudah dibuat pun hanya tinggal kenangan alias gak dilanjutin. Alasannya
sih pengen yang lebih cetar membahana judulnya. Tapi eh tapi, selain bingung
dengan judul baru, aku juga kebingungan dengan namanya target penelitian. Mau
penelitian dimana yahh.. sedangkan peminatan udah ambil K3 (Keselamatan dan
Kesehatan Kerja).
Dengan ‘sedikit’ idealisme, yang
namanya nyari perusahaan untuk target penelitian apalagi di kota orang tanpa
ada network seorangpun itu susahnya minta ampun. Surabaya udah diubek-ubek demi
nyari perusahaan yang sesuai dengan judul baru. Ohhh emjii... menerabas kota
surabaya sampai pedesaannnya, diterpa kemacetan dan panasnya surabaya tetap aku
lalui dengan riang gembira (bo’ong banget). Setelah tidak mendapat apa yang
diinginkan (melas sumpah pokok’e), aku pun dengan ababilnya kembali ke judul
awal yang dulu pernah aku jadikan di porposal skripsi. Hahahaa... sumpah
wasting time banget kalo ingat itu. Kenapa coba gak dari dulu aja tetap
ngelanjutin proposal, pasti udah sampai bab akhir..:|
Untungnya dosen pembimbing gak
pernah yang namanya rewel dengan keababilanku ini. Flesibelitas yang beliau
terapkan asal anak didiknya bisa untuk menyelesaikan skripsinya dnegan benar
dan tepat waktu itu cukup membuat aku merasa beruntung. Dan fix sudah dengan
judul awal dan perusahaan baru yang juga membutuhkan perjuangan tidak sebentar
untuk memperolehnya. Di bulan-bulan mendekati ramadan, saat puasa yang pada
kenyataannya tidak terasa sama sekali kalau saat itu sedang berpuasa saking
serius dan terlalu rajin mengerjakan skripsi.
Berbulan-bulan
kemudian...*lebay – dikit
Alhamdulillah
sekitar bulan juli akhir (yaa..di saat sudah ‘terlihat banyak’ yang melalui
sidang skripsi tentunya) finally my thesis was over! Kebahagiaan dan kenekatan
tersendiri buatku waktu itu untuk begadang dari pagi sampai pagi lagi
menyelesaikan skripsi dan pada akhirnya mendaftar untuk sidang skripsi dengan
persyaratan yang ‘lumayan’ berbelit-belit, terlebih ketika harus menyesuaikan jadwal
penguji skripsi dari dosen pembimbing, departemen selain K3 intern FKM Unair,
dan penguji luar instansi. Bejibun rempongnya! But, it’s okay (pretending being
okay exactly).
Sebenarnya
mau ujian skripsi sebelum lebaran tiba, eh dikarenakan jadwal dosen pembimbing
yang begitu padat takdir berkata lain, aku harus ujian skripsi setelah lebaran
tiba, yaa.. tidak sampai seminggu setelah lebaran kira-kira. Bulan agustus 2013
di lebaran kali itu adalah lebaran yang gak oke banget aku rasa. Selain harus
belajar skripsi, rasanya hariku dihantui ujian yang menyeramkan serta satu lagi
nih yang biasanya dilakukan setelah lebaran selang beberapa hari adalah lebaran
ketupat terlewatkan dan tidak ada greget sama sekali. Oh...nasib..
KESALAHAN YANG TAK DISENGAJA, KESALAHAN DI ANTARA TIDAK ADANYA ALASAN YANG MENYERTAI, DAN KESALAHAN YANG CEPAT DISADARI
Pernahkah kamu
merasa bahwa apa yang kamu lakukan adalah hal yang tidak biasa kamu lakukan?
Pernahkan kamu melakukan
suatu hal tanpa kamu tahu alasannya karena yang kamu lihat adalah hal baik?
Sesuatu yang
membuat bahagia setiap orang itu bermacam-macam. Mulai dari hal sederhana
sampai yang kompleks. Cinta salah satunya.
Mereka yang dekat
denganmu kadang tidak tahu apa yang sedang terjadi. Mereka juga tidak tahu apa
yang sebenar-benarnya kita lakukan. Terkadang cuek bisa dibilang jaim atau jual
mahal. Terkadang gak peka bisa dibilang mati rasa. Memang apapun itu setiap
detailnya hanya diri kita dan Tuhan yang tahu.
Merasa bahwa kita bertemu orang yang tepat setelah sekian
lama kita melakukan ketidakpekaan terhadap beberapa rasa yang datang. Bahagia
pastinya. Aku juga tidak berbohong kalau mengalami hal seperti itu pasti bahagia.
Tak jarang diri
ini pun bertanya dengan heran kepada diri sendiri, kenapa bisa bersama orang
yang tak pernah dekat sebelumnya dan mengapa harus orang ini? Pernahkah kalian
seperti itu?
Awal bahagia yang
singkat berakhir dengan sesuatu yang tidak pernah dibayangkan.
Awal yang baik-baik
saja. Teman bisa jadi musuh. Musuh yang selamanya tidak akan pernah bisa akur.
Niat yang tulus
hanya dibalas dengan kelakuan jahat dan hina.
Kalian tahu
rasanya?
Sakit? Pastinya!
Jumat, 15 November 2013
On The Job Training Total E&P Indonesie
Setelah sekian lama, baru sempat posting sekarang.
Ini tentang kisah kerja praktek/magang wajib fakultas seorang mahasiswi, ia ditakdirkan untuk menjalani kerja praktek selama 2 bulan di luar jawa. Perusahaan dan waktu yang diberikan Tuhan kepadanya tak pernah ia bayangkan sebelumnya, terlebih lagi jika harus menjalaninya di luar jawa, yaitu di Balikpapan,Kalimantan Timur. Sedikit mengalami kegalauan ketika sebenarnya ia tidak diperbolehkan orang tuanya untuk "sekedar" kerja praktek jauh-jauh dari surabaya tempat ia menuntut ilmu. Tapi yang namanya kerja praktek wajib namun harus mencari perusahaan/instansi yang bagus dan bonafide secara mandiri itu susah susah gampang. Terlebih lagi jika memang tidak ada networking keluarga yang menjadi "petinggi" sebuah perusahaan besar. Yang jelas, setelah berusaha mencari ke sana-ke mari seperti mencari alamat palsu dan waktu yang lumayan lama, akhirnya dengan kekuatan bulan (halah) ia dapat sebuah perusahaan. Alhamdulillah yang namanya dapat sebuah perusahaan saja itu sudah bikin dia senang, apalagi waktu yang sudah mengejar-ngejar. Alhamdulillah banget (lagi), ia mendapatkan kesempatan kerja praktek di salah satu Oil and Gas Company Total E&P Indonesie di Balikpapan. Setidaknya hal itu masih ber-linier dengan peminatannya yaitu Keselamatan dan Kesehatan Kerja karena di sana ia ditempatkan di bagian Hygiene Industry.
| Senipah Clinic (Mas Edo-Mas Muji-Aku-Mas Surya) |
Senin, 26 November 2012
CELEBRATE YOUR 19th YEARS, PUBLIC HEALTH OF AIRLANGGA UNIVERSITY!!!
Beberapa hari yang lalu (Sabtu, 24 November 2012) adalah puncak perayaan ultah FKM UNAIR yang ke-19! Tak seperti biasanya, untuk memperingati ultah FKM yang jatuh pada tanggal 23 Oktober 2012 kali ini menampilkan budaya jawa, yaitu Reog Ponorogo dan Campursari. Heueuueueueueeheuu Jujur saja sedikit ngantuk2 gimana gitu ya, but no problemooo, katanya mau melestarikan budaya Indonesia? Cieeee...
Pagi hari, rutinitas tahunan untuk mengawali Pensi yaitu senam pagi, aku telat sih gara2 kena jackpot ban bocor pas berangkat huhhhhh -______-
Akhirnya setelah senam pagi, lanjut jalan sehat, BARU KALI INI SAYA IKUT JALAN SEHAT SELAMA HAMPIR 4 TAHUN DI FKM!!! AMAJINGGG!!
Jangan bilang saya durhaka terhadap fakultas. Karena tahun pertama saya memang sdg tidak bisa mengkuti acaranya, yang tahun kedua dan ketiga saya jadi koor acara jadi harus standby di tempat utama, nah ini niiih baru tahun ke empat saya punya kesempatan terakhir sebagai mahasiswa untuk mengikuti acara jalan sehat. Tak mau saya melewatinya, walaupun teman sekelas cuma ada beberapa gelintir, tapi it's okay lah. Bahagia itu tak harus rame2..Hahaahha
![]() |
Happy Family Moment (CEMORO SEWU)
Ini ceritanya flash back lagi nih.. biasa moody banget yang punya blog..hahaaha kebanyakan tugas kuliah malah gak produktif ngeblognya..
Kali ini ceritanya pas hari liburan Idul Adha yang jatuh pada tanggal 26 Oktober 2012. Lumayan buat pulkam ke rumah tercinta, udah sekitar sebulan lebih gak pulkam. Tanpa ba bi buuu, mau gak mau akhirnya sekeluarga menyempatkan buat maen ke tempat yang emang udah biasa kami kunjungi kalo pas ada waktu luang bersama, yaitu di Cemoro Sewu. Tempatnya adem karena memang berada di dataran tinggi. Kalau belum tahu, Cemoro Sewu ini adalah salah satu jalur yang biasa digunakan para pendaki Gunung Lawu. Cemoro Sewu ini masih berada di kawasan Jawa Timur. Biasanya sih kalo ke Cemoro Sewu, kebnayakan mampir juga ke Telaga Sarangan sama Air Terjun Grojogan Sewu. Tempat-tempat yang segerrrrr...
Di sepanjang jalan Cemoro Sewu banyak terdapat penjual sate kelinci, jagung bakar, pisang bakar, dan lainnnya. Kebiasaan keluargaku yang paling sering kami lakukan berhenti di salah satu warung kemudian ngobrol lama banget sambil makan sate kelinci+lontong, makan jagung bakar, sama minum susu/kopi/teh anget..Hmmm sadaaapp abisss..:)
Sabtu, 24 November 2012
Throwback 2 Bulan yang Lalu (Probolinggo - Yogyakarta)
Flash Back!
Liburan!
Melalui sisa liburan kelar PKL 2 bulan di rumah terusssss
sampai habis lebaran adalah MEMBOSANKAN.
Kembali ke Surabaya atau ke luar kota adalah hal yang
ditunggu-tunggu. Nah, seminggu sebelum hari
pertama kuliah masuk, back to Gading Wetan,Probolinggo adalah kegiatan
pertama yang aku lakukan bersama teman-teman sekelompokku PKL dulu. Ya.. itung2 silaturahmi lagi lah ya.. terlebih lagi udah terlanjur janji sama teman2 yang ada di Desa Gading Wetan dulu kalo seumpama ada waktu kita mau mainlagi ke sana. Yap, that's the time..
1-3 SEPTEMBER 2012
![]() |
| Di Taman Bermain Anak-anak (Pintu masuk) |
![]() |
| Di Taman Bermain Anak-anak (2) |
Jumat, 23 November 2012
PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL) I-II FKM UNAIR 2012
HALO!!!
Lama tak bersua dengan blog pribadi ini yaa.. karena memang
berbulan-bulan yang lalu telah aku lalui di tempat-tempat yang kekurangan
sinyal modem, jadi mls bgt kalo harus nge-blog dengan keadaan kyk begitu. Nah,
kali ini aku mau sedikit menggambarkan bagaimana situasi PKL FKM UNAIR 2012.
PKL yang diadakan selama 50 hari yaitu mulai tanggal 6
Juni-28 Juli 2012 kemarin SERU ABIS!
Yah biasalah, awal keberangkatan ogahnya minta ampun kayak
pas KKN dulu, tapi namanya juga proses adaptasi, apalagi kelompokku dapat Desa
Gading Wetan, Kec. Gading, Kab. Probolinggo yang masyarakatnya mayoritas sangat
kooperatif dengan dukungan karang taruna yang aktif. Daripada bercincong
panjang lebar, foto2 ini mungkin bisa menjelaskan dan bisa ngasih bayangan apa
saja sih yang kami lakukan selama PKL kemarin. Let’s see...;)
Kamis, 09 Agustus 2012
PROSES CERITA
Ragu selalu mengiringi
Di setiap jejakku meniti hal ini
Bukan untuk hal lain,
Yang seakan-akan ragu itu selalu terbawa angin
Cerita ini,
Dengan beberapa tokoh
Yang tak pernah kupikirkan sebelumnya
Membangunkan kenangan lama
Sekaligus mendirikan drama yang baru
Tak ada yang lebih baik
Setali tiga uang rasaku
Monoton, ceritaku ini memang sangat membosankan
Namun hanya akhirnya..
Bukan proses, bukan awal mula pula..
Pertanyaan penting bagiku,
Apa aku menikmati proses yang berbeda itu?
Jawabnya ‘setengah – setengah’
Apakah tak pernah menikmatinya secara penuh?
Aku berkata padaku :
Penuh, jika akhirnya adalah cinta di hatiMU,
di hati mereka,
dan di hatimu...
Orang-orang yang senantiasa menyayangiku...
Jumat, 13 April 2012
RESENSI BUKU - CINTA ITU, KAMU
Cinta bisa jadi apa saja. Cinta bisa berbalas, kadang juga tak terjawab. Cinta menyebabkan luka, tetapi ia juga yang meredakannya. . .
Puitis. Itulah kata-kata yang pantas untuk ditujukan kepada buku ini. Seperti buku-buku Moammar Emkka yang bertemakan cinta yang lainnya, buku ini pun begitu sangat sarat dengan kata-kata romantis sekali.
Kecil tapi berisi. Untaian kata di dalamnya bisa diterjemahkan oleh setiap subyek dengan anggapannya sendiri. Menceritakan alur sebuah perjalanan cinta seseorang yang rumit, pengingkaran hati yang cinta, diam dalam cinta, usaha, dan sakit hati.
Just try to grab this book fast! You'll never be disappointed.
RESENSI BUKU - LITTLE BEE
Little Bee, yang jika kita lihat sekilas dari covernya memang sulit diterka apakah cerita di dalamnya. Dan memang benar sekali, ketika kita baca buku ini dari awal sampai akhir membutuhkan konsentrasi tinggi. Karena permainan alur cerita yang meloncat-loncat sangat rumit. Namun, seru dan menegangkan sekali ceritanya.
Buku karangan Chris Cleave ini sangat recommended. Pesan tolong-menolong, egoisme, rasa kecewa, kecurangan, perjuangan, kekejaman, sungguh lengkap di dalamnya.
It's a touching book I think..
Let's read this book guys..:)
RESENSI BUKU - MENCARI TEPI LANGIT
Novel kecil karangan Fauzan Mukrim ini menceritakan mengenai perjuangan seorang jurnalis yang dimana pada saat itu Indonesia sedang bergejolak. Banyak sekali perpecahan dan bencana yang terjadi.
Selain mengupas kehidupan seorang jurnalis yang memang sangat berat dalam mendapatkan berita yang up to date dan benar-benar berkualitas, di sini juga diceritakan sekilas tersirat mengenai apa itu teman sebenarnya, bagaimana menolong orang lain, bagaimana menepati janji yang telah diikrarkan, bagaimana menerima kekecewaan sekaligus rasa senang, dan sebagainya.
Novel ini sebenarnya bukan novel terbaru. Namun, isi dan pesan di dalamnya tak kalah saing untuk juga dibaca.
Enjot it..:)
Kamis, 12 April 2012
Photos Collection from Photography Class
Harus diakui yaa, Fakultas Kesehatan Masyarakat itu banyak banget yang harus dipelajari. Bisa dibilang lengkap, apapun itu dari yang membosankan sampai yang menyenangkan. Dari mata kuliah kampus A sampai kampus B tumplek blek di FKM. Sedikit dan sering membingungkan memang, tapi kalau kita bisa menikmati dan menghayatinya, sebenarnya semua itu memang perlu untuk kompetensi FKM itu sendiri.
Nah, yang paling menyenangkan dan seru itu pas beberapa minggu yang lalu diadakan Photography Class di praktikum mesdia promkes, yang ngajar itu fotografer handal namanya Mas Wirawan Dwi. Saat itu kita diajari berbagai teknik fotografi yang baik dan menarik itu seperti apa, kemudian langsung deh terjun ke suasana outdoor untuk hunting foto! Serruuuu...Ini nih beberapa hasil jepretan dariku dan temanku..
(harap dimaklumi baru pemula dan dengan kamera sederhana :D)
DUA BELAS – DEAR YOU, GERIMIS DI BULAN JANUARI
Perjalanan boleh berhenti; tapi sejenak saja, jangan terlalu lama. Masih jauh kilometer yang harus ditempuh untuk menjemput bahagia, bukan dengan berdiam menunggu. Kecuali, menunggumu itu satu hal yang pasti, pasti kubela hingga kaki tak merasakan lelah lagi.
….
“Kita memang tidak bisa memilih jatuh cinta pada siapa. Jika boleh memilih, sekali lagi aku akan jatuh cinta kepadamu. “
- Moammar Emka (hal. 348)
![]() |
| Add caption |
6. “Cinta memang tak terduga. Semua serba tiba-tiba. Datang, tiba-tiba, pergi tiba-tiba. Lalu, datang lagi, pergi lagi. Akankah kamu datang sekali lagi, tiba-tiba?”
7. Menunggumu, entah untuk yang keberapa kali. Bersama senja, sekali kali kucatat lagi terpasungnya diri dalam jarring matamu lagi. Sedetik tak terhitung nilainya, ketika satu kata yang terucap begitu berarti; ketika rasa yang terungkap begitu bermakna.
- Moammar Emka (hal.350)
Sebuah pusat badai berkecamuk di pikiranku. Terpuruk melupakanmu, atau berdiri kukuh dalam penjara taman kotamu? - Moammar Emka (no.4 hal.352)
3. Kau tahu posisiku sekarang? Aku terjepit di antara pengingkaran dan realitas perasaan.
4. Kebenaran menjadi lebih rumit ketika kusadar perasaan itu begitu kokoh di tempatnya; berat pindah ke hati lain.
- Moammar Emka (hal 354-355)
“Menunggumu. Satu hal yang paling membahagiakan dari menunggu.” Yakinku, dalam hati. - Moammar Emka (no.13 hal. 357)
Tak sabar, aku inginkan pagi. Biarkan mentari hasut benciku yang setia bertahan menyulut mimpi tentangmu seutuhnya, tak henti-henti; menjadikanmu yang terindah sebagai pengantin hatiku yang terjamah, lekang. - Moammar Emka (no.5 hal. 358)
16. Tolong, jangan buat aku percaya; kita mulai terbiasa bertukar dengan rasa bisu, sepertinya. - Moammar Emka (hal.362)
Bersyukurlah bisa menangis. Setidaknya kita tahu, kesedihan itu seperti apa rasanya. Rasakan saja air mata yang tumpah itu obat luka. - Moammar Emka (hal.370)
Ketidakberdayaan,keakuan, dan pengingkaran: milikku. Rasa muaranya. Tinggal menunggu satu : penyatuan itu. - Moammar Emka (no.6 hal.373)
Tiba-tiba. Kata keramat yang setia merunut kejutan di setiap barisnya. Kamukah itu? Aku menunggu….. - Moammar Emka (no.2 hal 376)
Tapi bagiku, kamu tak ke mana. Seperti tumbuhan dalam kayu. Makin kokoh akar menhunjam, makin merindang daun. Kamu hidup di bagian terdalam dari diriku; palung hati. . . . . - Moammar Emka (hal. 378)
THE END OF DEAR YOU BY MOAMMAR EMKA
NICE BOOK..NICE WORDS..NICE POEMS..:)
NICE BOOK..NICE WORDS..NICE POEMS..:)
SEBELAS – DEAR YOU, NAMAMU ADALAH PERNIKAHAN HURUF YANG INGIN KUTAHBISKAN DI AWAL BULAN JULI
6. Dear you, DAN MENANGISLAH…
Tak selamanya, pedih itu berarti sakit. Kadang, tangis yang mengiring adalah bahagia yang tak kita sadari. Paling tidak, kita jadi mengerti apa sesungguhnya sakit ketika kita merasakan air mata mengalir. Inilah kebahagiaan sesungguhnya. - Moammar Emka (hal. 330)
![]() |
13. Dear you, CINTA DAN KEJATUHANNYA
Jatuh cinta dan patah hati itu memang pasangan serasi. Ketika kita jatuh karena patah hati, cinta menautkannya kembali. Ketika jatuh da patah, bersyukurlah kita masih punya cinta dan hati. Ketika kita tak punya cinta dan hati, bersiaplah untuk jatuh dan patah.
- Moammar Emka (hal.334)
17.Dear you, CINTA DAN KESEDIHAN
Cinta dan kesedihan itu ternyata berjalan beriringan, hidup dalam ada dan tiadanya.
Cinta dan kesedihan itu ternyata berdiri sejajar seperti barisan pohon bambu. Saling melengkapi dalam tawa dan lukanya. Saling membunuh dalam semi dan punahnya. - Moammar Emka (hal.338)
33. Berani jatuh cinta berarti berani juga jatuh tanpa cinta. Berani jatuh cinta berani juga jatuh bersakit-sakit untuk cinta.
“Berani kamu jatuh cinta?”
“Berani! Asal sama kamu!”
- Moammar Emka (hal.345)
Rabu, 07 Maret 2012
SEPULUH - LOVE IS BEAUTIFUL
2. Cinta memiliki aturannya sendiri. Tak bisa dicerna kecuali dengan mata hati. Ikuti saja ke mana ia akan membawa serta.
3. Cinta mendekat dan menjauh tanpa aturan. Membutuhkan waktu yang tak terbilang untuk peraturan dan perpisahan.
6. cinta itu bukan soal gagal atau tidaknya. Cinta tetaplah indah apapun hasilnya. Apa yang seharusnya kita lakukan adalah mencari kesempurnaannya.
- Moammar Emka (hal.298)
7. Takkan lari cinta dikejar, takkan kemana rindu diburu. Tapi kita tidak boleh tinggal diam. Tetap harus berlari dan berburu untuk mendapatkannya. Berdoa dan tawakal, kemudian.
8. Ketika memikirkan orang yang pernah kamu cintai, ingatlah dia dengan tersenyum untuk berterimakasih. Karena dialah, kamu lebih mengerti tentang kasih.
- Moammar Emka (hal.299)
Berharap, tak pernah sia-sia; sekecil apa pun itu. Karena kesempatan selalu ada – kapan pun itu. - Moammar Emka (no.13 hal.300)
16. Cinta tak selalu cukup, hanya butuh dimengerti, ternyata.
17. Selamat ulang tahun, cinta. Satu detik terlampaui. Melesat jauh, menanak seribu jejak kaki. Selamat mengarungi bahtera Nuh, hari ini dan nanti.
19. Ternyata, rindu dan kesendirian adalah kombinasi yang berbahaya.
20. Hidup itu bukan tentang menunggu badai berlalu, tapi tentang bagaimana belajar enari dalam hujan.
- Moammar Emka (hal.301)
“Beruntunglah masih bisa mencecap pahit. Setidaknya kita bisa menakar manis itu seperti apa rasanya” - Moammar Emka (no.28 hal.305)
“Karena Tuhan punya rencana. Kita berusaha, berdoa dan bertawakal saja. Cinta dan penyatuan kita tak akan ke mana.” - Moammar Emka (no.33 hal.307)
35. Cinta? Tanpa definisi. Yang biasa dan bisa kita lakukan adalah mengespresikannya. Kasihan cinta kalau harus diartikan ini-itu. Cinta menjadi terisolasi dan masuk ke dalam kotak!
37. Love is blind. Karena cinta tidak butuh mata. Kenapa harus menyesal saat cinta putus. Ambil nilai terindahnya aja. Lupakan sisi pahitnya. Cinta akan menjadi lebih berharga maknanya.
- Moammar Emka (hal.308)
“Jatuh dan putus cinta. Bayangkan dua kata sebelumnya tak pernah ada. Hanya cinta. “Tanpa sebab rasa itu jatuh kepadamu” - Moammar Emka (no.38 hal.309)
“Sepotong sapa, kejutan berjuta. Mengunci lidah, kelu berkata. Ada binary bahagia, malu-malu tapi nyata. PS : Hati-hati ya…” - Moammar Emka (no.49 hal.311)
Selambat atau secepat apa kita ingin melupakan? Tidak ada jawaban yang tersirat,pun tersurat. Selama ingatan adalah akarnya, melupakan adalah milik waktu; kapan pun itu.
…..
Melupakan semua tentangmu? Tak mungkin; karena kamu tinggal dalam ingatan.
- Moammar Emka (hal.314)
65. Kita harus memilih. Kini atau masa lalu. Dan jangan kira kita bisa berbalik dan mengingkari keputusan kita sendiri.
70. Kadang, cinta itu tak perlu bicara. Dalam diam pun cinta tetap bisa berkata-kata.
- Moammar Emka (hal.315)
“Hiduplah dalam cinta, jika ingin berbahagia” - Moammar Emka (hal.316)
79. Tak pernah ada kata terlambat untuk cinta. Jika jatuh cinta, katakanlah! Biar tak ada sesal yang menguntit di belakang hari.
80. Dari padi, kita belajar rendah hati. Dari kamu, aku belajar mencintai.
- Moammar Emka (hal.317)
82. Kekalahan mengajarkan kemenangan. Cinta yang melunturkan kebencian. Cinta yang member tanpa pamrih; meniadakan timbale baliknya.
83. Mengulang dari awal juga sebuah pilihan. Yakin bisa, lakukan! Kembali lagi mengeja hatimu, yakin bisa kulakukan.
- Moammar Emka (hal.318)
“Waktu. Dia selalu ada dan siap sedia. Kadang, kita yang cuek dan mencampakkannya hingga kebersamaan hilang maknanya. Iya, kita!” - Moammar Emka (no.90 hal.319)
“Apa yang coba kuhindari? Masa kini, lalu apa nanti? Percuma lari, ketiganya pasti kutemui. Kita bersiap diri, saja. Karena hidup itu butuh masalah supaya kita tahu bahwa kita punya kekuatan.” - Moammar Emka (no.107 hal. 323)
I'LL NEVER KNOW
Ternyata tidak seperti yang aku bayangkan dan harapkan pada tanggal 27 Februari 2012.
Memang hanya sedikit, atau bahkan bisa dibilang kecil sekali hal itu, hal yang dapat kulakukan.
Tapi, tak kusangka akan labih parah daripada biasanya.
Bahkan sangat berbeda drastis dengan kondisi yang diberikannya akhir2 ini.
Kecewa, jelas iya...
Aku akui itu. Karena memang seperti itu. Tak ada yang lain.
Berusaha untuk mengerti. Menyadari bahwa hal yang tidak diharapkan sedang terjadi.
Ada pikiran-pikiran busuk melintas tanpa permisi.
Pikiran yang memang harus dilakukan setelah dipikirkan.
Dan nyatanya sudah saya lakukan.
Setidaknya berkurang intensitas untuk mengingat hal-hal terkait.
Berniat saja tak cukup.
Yang pasti, aku sudah tidak mau melakukan ke - plin-plan-an seperti dulu.
Sekarang biarkan go with the flow...
Thanks for being my close friend (just like what you said on that time, even I didn't agree in it, and I just talked to my self)
I mean that I never knew close friend like ours. hahahaaa..
Yes, I'll see my self when I can say goodbye to you...:)
Memang hanya sedikit, atau bahkan bisa dibilang kecil sekali hal itu, hal yang dapat kulakukan.
Tapi, tak kusangka akan labih parah daripada biasanya.
Bahkan sangat berbeda drastis dengan kondisi yang diberikannya akhir2 ini.
Kecewa, jelas iya...
Aku akui itu. Karena memang seperti itu. Tak ada yang lain.
Berusaha untuk mengerti. Menyadari bahwa hal yang tidak diharapkan sedang terjadi.
Ada pikiran-pikiran busuk melintas tanpa permisi.
Pikiran yang memang harus dilakukan setelah dipikirkan.
Dan nyatanya sudah saya lakukan.
Setidaknya berkurang intensitas untuk mengingat hal-hal terkait.
Berniat saja tak cukup.
Yang pasti, aku sudah tidak mau melakukan ke - plin-plan-an seperti dulu.
Sekarang biarkan go with the flow...
Thanks for being my close friend (just like what you said on that time, even I didn't agree in it, and I just talked to my self)
I mean that I never knew close friend like ours. hahahaaa..
Yes, I'll see my self when I can say goodbye to you...:)
Senin, 27 Februari 2012
HARI INI, TANGGAL INI LEBIH TEPATNYA
Seperti judul di atas, memang aku akan menceritakan sepotong kisah tentang tanggal ini, 27 Februari. Dan hari ini adalah tanggal tersebut si tahun 2012.
Dulu, setiap tanggal ini, sebenarnya aku ingat banget kalo besoknya adalah tanggal 28 Februari, dan ada hal yang harus kulakukan untuk itu. Sederhana saja. Seperti yang orang-orang lakukan ketika menemukan tanggal yang di ulang setiap tahunnya dan sangat berarti untuk orang yang mempunyai tanggal tersebut. Kalian pasti tahu lah..
Tapi,sayang sekali.. beberapa tahun setelah aku tahu ada yang special di tanggal 28, aku belum pernah sekalipun melakukan apa yang aku harapkan, dan selalu saja melebihi jam dimana aku harus melakukan hal tersebut. Awalnya sih aku biasa saja, namun lama-lama aku merasa bersalah. Karena di tanggal 31 Oktober, tanggal yang berarti buatku, selalu ada yang memberikan sesuatu tepat pada waktunya. Sesuatu yang ingin aku lakukan nanti. Dan aku ingin melakukan hal seperti itu. Benar-benar tepat waktu.
Mungkin hal ini terlalu berlebihan bagi orang lain, tapi bagiku tidak. Ini hanya sebuah hal kecil yang aku buat sedikit terlihat penting di mataku.
Mungkin juga, ada yang memang mengerti dan tidak mengerti akan hal ini. Hanya aku, Tuhan, dan yang merasa memiliki tanggal2 di atas yang dapat mengerti.
Aku tidak akan dan tidak mau terlambat lagi untuk melakukannya. :)
Kamis, 23 Februari 2012
SEMBILAN – DALAM SENJA DAN HUJAN AKU MENARI
3. Setelah pagi menyuguhkan basi, senja pun kini menepi tak peduli. Sia-sia kucoba menghapus jejakmu – itu pasti.
4. Bersama kesendirian di senja yang sayu. Berbekal cerita masa lalu tentangmu; yang setia jadi sahabat sejati. Semoga kamu masih mengingatnya.
– Moammar Emka (hal.265)
Siang boleh saja enggan mengusik hujan, asalkan kamu
jangan pernah bosan, temaniku.
Rentan pelukmu nyaris terlepas. Meretas senja bertumpu
pada sayu mata. Malas beranjak, pun bertahan.
Lengkung mendung menggaris di keningmu. Menjadilah
hujan bila itu buatmu terbebas dari sedu.
– Moammar Emka (no.9 hal.267)
Saatnya menari dalam hujan. Setiap ruas jalan menuju rumah hatimu tergenangi air keraguan yang mengaburkan arah pandang getarku. – Moammar Emka (no.17 hal.270)
Hujan. Tanya dan tanda apa yang harus kualamatkan?
Selain derasmu selebihnya adalah rindu yang bungkam seribu.
Hujan. Rangkul aku, basah. Mungkin dingin bisa usir gerah gelisahku berganti sejuk matamu.
– Moammar Emka (no.47 hal.281)
Mata yang malas. Menempel pada langit senja. Andai kamu ada, hilang muramku, dan sempurnalah sneyumanku. – Moammar Emka (no.62 hal.284)
Bukan pagi yang mengantarkannya, justru senja yang mendatangkannya. Kejutan itu: sapa manjamu. Kegelisahanku seketika menjura bahagia. Demikian. – Moammar Emka (no.69 hal.285)
Pada senja yang berpeluh, cerita kita ada. Jalani saja, jika itu bukan sekadar ingin tapi memang hati yang berkata. – Moammar Emka (no.74 hal.286)
Aku tak ingin rindu yang kubakukan hanya menjadi sekadar lalu. Maka, bersama senja aku menunggu. Lalu, kita bertemu. – Moammar Emka (no.82 hal.289)
…..Dalam hujan, biarkan rindu menyudahi kuyup lelahnya menanti perjumpaan…..
– Moammar Emka (hal.292)
DELAPAN – ANTARA AKU DAN KAMU
Menunggu dan Seterusnya
Di antara hujan, dan kata bosan. Dalam bingkai cerah langit, hujan tetap berjatuhan. Dibelenggu janji yang belum terpenuhi, aku menanti; kamu! – Moammar Emka (hal.240)
Kamu : “Rumah seperti apa yang ingin kau huni sampai tua nanti?”
Aku : “Rumah hatimu.”
– Moammar Emka (no.3 hal.241)
![]() |
Kamu : “Cukup bahagiakah kamu hari ini?”
Aku : “Lebih dari cukup! Karena kudapat sepatah sapa manja dan sepotong rindu untuk tidurku, darimu.”
– Moammar Emka (no.6 hal.242)
“Aku masih belum percaya. Sebaris kata rindu itu terpancar tiba-tiba dari rasa bisumu. Itu lebih dari obat untuk sekarat penantianku.”
“Semoga kamu percaya; tanpa awalan dan akhiran: rindu ini, milikmu saja.”
– Moammar Emka (hal.258)
“Apa kado ulang tahunku?” | “Separuh hatiku.” | “Sisanya untuk apa?” | “Kado pernikahan kita.” – Moammar Emka (no.57 hal.259)
“Apa pilihanmu kini?” “Inilah pilihanku : mengingkari cinta dengan membiarkan kecewa membentur tanya – meski tanpa jawab.” – Moammar Emka (no.68 hal.261)
Langganan:
Postingan (Atom)
About Me :
- yohanenisa
- Mantan Pelajar di SMAN 2 Madiun // Public Health Universitas Airlangga Surabaya // Bekerja untuk Indonesia Suka Makan // Suka Travelling // Suka Rame2 // Suka Baca Novel // Suka Nonton Film // Suka Galak // IG - Twitter : @yohanratihfe













